28.7 C
Indonesia
Sabtu, Desember 7, 2019
No menu items!

Bawaslu Kota Tasikmalaya Diberi ‘Obat Kuat’

Wajib Baca

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh...

TASIKMALAYA,- Bawaslu Kota Tasikmalaya diberi penghargaan Obat Kuat, pada Kamis malam (16/5/2019). Perwakilan dari Koalisi Komunitas Pemilih Cerdas (Kompas) memberi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tasikmalaya suplemen “obat kuat”.

Pemberian obat kuat merupakan bentuk sindiran. Karena Bawaslu Kota Tasikmalaya dianggap lambat, lemah dan tidak berdaya dalam penindasan kebijakan moneter yang tidak terkendali ketika Pemilu 2019.

“Obat ini khusus untuk Bawaslu. Agar Bawaslu menjadi kuat dalam represi pelanggaran Pemilu. Karena kami melihat Bawaslu seolah-olah lemah, lelah, tak berdaya dan lesu,” kata perwakilan Kompas, M Faried.

Puluhan perwakilan orang dari berbagai elemen mendatangi kantor Bawaslu Tasikmalaya, di Jalan Letnan Harun. Mereka bertanya tentang perkembangan berbagai pelanggaran politik uang. Mereka ingin mengetahui sejauhmana tindakan Bawaslu dalam menangani pelanggaran tersebut.

Tiga orang Komisioner Bawaslu Kota Tasikmalaya, ditambah unsur-unsur Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) dari Kepolisian dan Kantor Kejaksaan, menerima puluhan orang tersebut.

Pada persidangan, Bawaslu didesak untuk segera menyelesaikan laporan yang telah dimasukkan, serta temuan dari Bawaslu. Sebab, publik berhak mengetahui ruang lingkup kinerja Bawaslu dalam Pemilu 2019.

“Sekarang ini ada tujuh temuan pelanggaran kebijakan moneter yang sedang ditangani. Besok ada dua kasus yang masuk ke tahap kedua, penelitian atau studi,” kata salah satu pemimpin Bawaslu kota Tasikmalaya, Rino Sundawa Putra.

Dalam hal ini, pihak Bawaslu serta Gakkumdu siap untuk diaudit jika ada pelanggaran yang dianggap melanggar. Karena, penyelidik dan jaksa penuntut mengerjakan sebuah fakta-fakta hukum sehubungan dengan kesaksian saksi.

Setelah audiensi hampir 2,5 jam, akhirnya disepakati bahwa Bawaslu akan mengumumkan hasil penanganan pelanggaran Pemilu kepada publik melalui media. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...

LG G8 ThinQ Hadir Dengan Versi OS Terbaru Android 10

Reportasee.com, - LG G8 ThinQ Hadir Dengan Versi OS Terbaru Android 10. Setelah berada dalam program beta, LG akhirnya membawa versi...

Spesifikasi Realme X50 dan X50 Lite 5G Bocor Jelang Debut

Reportasee.com, Jakarta, - Spesifikasi Realme X50 dan X50 Lite 5G Bocor Jelang Debut. realme baru-baru ini merilis smartphone Realme X2 Pro. Perusahaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -