29.8 C
Indonesia
Jumat, Desember 6, 2019
No menu items!

Ilmuwan Swiss Temukan Sisa Purba Dinosaurus Langka

Wajib Baca

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh...

Ilmuwan Swiss, Marion Zahner dengan timnya berhasil menemukan sisa purba dinosaurus langka. Para peneliti itu telah mengungkap bahwa fosil hewan raksasa tersebut sangat berbeda dari pada sebelumnya.

Melansir dari laman Medcom.id, Sabtu (27/07/2019),  para ilmuwan Swiss itu mengungkap, dinosaurus yang dinamakan Notatesseraeraptor Frickensis adalah hewan karnivora dengan besar kurang lebih 8,5 kaki.

Sementara itu, fosil dinosaurus itu diperkirakan salah satu nenek moyang burung sejak beberapa tahun silam.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (27/07/2019), ilmuwan Swiss tersebut menemukan kerangka fosil dinosaurus yang masih terpelihara sangat baik. Telah diketahui, kerangka sisa purba itu adalah spesies Jurassic akhir.

Penelitian Para Ilmuwan Swiss

Berdasarkan riset yang dikemukakan dari Universitas Zurich, Swiss, kerangka dinosaurus yang berhasil ditemukan itu telah diberi nama Notatesseraeraptor Frickensis. Para ilmuwan Swiss itu memberinya nama sesuai dengan tempat dimana fosil tersebut ditemukan di Kota Frick, Swiss.

Zahner menyatakan, sebetulnya sisa purba dinosaurus berhasil diungkap pada tahun 2006. Akan tetapi, analisis peta pohon evolusi atau filogenetik hewan karnivora itu rampung dikerjakan pada tahun 2019.

“Kami paham bahwa temuan sisa purba merupakan hal yang amat penting. Karena sisa purba tersebut mampu memberi petunjuk yang nyata terhadap bentuk asli dinosaurus,” tegas Zahner.

Zahner menambahkan, sisa purba ini akan jadi penemuan spesies paling langka di Swiss. Karena sisa purba itu menyerupai theropoda pertama yang berhasil diungkap.

“Kami melakukan riset kurang lebih 30 tahun di situs penggalian Kota Frick. Ironisnya, kami hanya menemukan beberapa bagian tulang Plateosaurus,” tambahnya.

Analisis Terhadap Dinosaurus

Sejauh yang telah para ilmuwan Swiss itu analisis, sisa purba dinosaurus tersebut nyaris utuh hingga 100%. Mereka memberikan data mengenai isi perut, dua kaki hingga tengkorak yang semuanya nyaris lengkap.

Mereka pun memperkirakan, jenis kadal senyawa Clevosaurus merupakan santapan hidup dinosaurus pada masa itu.

Zahner berkeinginan bahwa sisa purba yang berhasil diungkap akan menarik minat para ahli paleontologi dalam melakukan riset terhadap hewan raksasa itu di masa depan. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...

LG G8 ThinQ Hadir Dengan Versi OS Terbaru Android 10

Reportasee.com, - LG G8 ThinQ Hadir Dengan Versi OS Terbaru Android 10. Setelah berada dalam program beta, LG akhirnya membawa versi...

Spesifikasi Realme X50 dan X50 Lite 5G Bocor Jelang Debut

Reportasee.com, Jakarta, - Spesifikasi Realme X50 dan X50 Lite 5G Bocor Jelang Debut. realme baru-baru ini merilis smartphone Realme X2 Pro. Perusahaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -