28.8 C
Indonesia
Sabtu, Desember 7, 2019
No menu items!

Perang Dagang China-Amerika Memanas di Jatim

Wajib Baca

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh...

EKONOMI,- Memanasnya perang dagang antara China dengan Amerika Serikat yang terjadi di wilayah Jawa Timur tak berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi dan perdagangan di daerah setempat.

Mengutip dari laman Antara News, Rabu (26/06/2019), Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Mahmud Mattalitti mengungkapkan, perang dagang tersebut boleh saja memanas.

Namun sejauh ini, kata La Nyalla, tak banyak merubah keadaan ekonomi khusunya di daerah Jawa Timur / Jatim.

“Aktivitas perdagangan di Jawa Timur sejauh ini tak mengalami penurunan alias masih bergerak positif,” tegas La Nyalla, pada awak media, Rabu (26/06/2019).

Pergerakan Kuartal

Kadin Jawa Timur itu mengutarakan, sektor industri pengolahan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur sejauh ini mengalami peningkatan yang awalnya 29,2 persen (kuartal III tahun 2018), kini menjadi 31 persen (kuartal I tahun 2019).

Selain itu, ia juga menandaskan, sektor jasa perdagangan hanya mengalami kenaikan 1 persen dari 17 persen pada kuartal III tahun 2018, sekarang berubah menjadi 18 persen pada kuartal I tahun 2019.

Justru penurunan kuartal yang telah melanda pada sektor pertanian, yang tadinya 15 persen, sekarang menjadi 13 persen.

Rencana Kedepan

Kadin Jawa Timur itu berharap, perang dagang antara China dan Amerika Serikat ini akan segera segera ditangani dengan cara melakukan proyek kerjasama dalam bidang perdagangan, baik itu kegiatan ekspor-impor atau secara pribadi dengan pihak luar negeri.

Dengan kondisi yang sejauh ini terjadi, Tim Peneliti DPR RI telah melakukan kunjungan kerja ke Kadin Jawa Timur dengan agenda melakukan program pemantauan terjadinya perang dagang antara kedua Negara tersebut.

Kadin Jawa Timur sengaja dipilih Tim Peneliti DPR RI terkait penelitian kelompok lintas kepakaran yang akan dijadikan fokus utama dalam memecahkan masalah perang dagang yang akan terjadi di waktu mendatang.

Tim Peneliti Keahlian DPR RI, Humprey Wangke mengungkap, kami sengaja melakukan hal ini agar beberapa tahun ke depan baik Jawa Timur atau daerah lainnya terbebas dari perang dagang. ***

- Advertisement -
Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Berita Terbaru

iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati

Reportasee.com, Jakarta, - iPhone 11 Pro Bisa Baca Lokasi Meski Keadaan Mati. Saat mengumumkan iOS 13, Apple...

Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban

Jakarta, Reportasee.com, - Akan Ada Kota Baru di Subang Untuk Mendukung Patimban. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan kota baru sedang disiapkan...

FPSH HAM Jabar Diagendakan Bertemu Presiden

Reportasee.com - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk...

LG G8 ThinQ Hadir Dengan Versi OS Terbaru Android 10

Reportasee.com, - LG G8 ThinQ Hadir Dengan Versi OS Terbaru Android 10. Setelah berada dalam program beta, LG akhirnya membawa versi...

Spesifikasi Realme X50 dan X50 Lite 5G Bocor Jelang Debut

Reportasee.com, Jakarta, - Spesifikasi Realme X50 dan X50 Lite 5G Bocor Jelang Debut. realme baru-baru ini merilis smartphone Realme X2 Pro. Perusahaan...
- Advertisement -

Artikel Serupa

- Advertisement -