Pesawat Jatuh di Danau Sentani, Pilotnya Meninggal

0
174
Pesawat Jatuh di Danau Sentani

Reportasee.com – Pesawat Cesna pengangkut logistik jatuh di kawasan Danau Sentani, Jayapura, Papua. Pesawat yang jatuh usai 2 menit takeoff itu merupakan milik Mission Aviation Fellowship (MAF).

Jenazah pilot PK-MEC yang jatuh, Joyce Lin, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Jayapura, Papua.

Kapolres Jayapura, AKBP. Victor Mackbon, Selasa (12/05/2020), membenarkan, jenazah sudah dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara.

Menurutnya, jasad pilot dibawa ke RS Bhayangkara setelah tim SAR mengevakuasinya dari Danau Sentani.

Kepala RS Bhayangkara Jayapura, Kompol. Dr. Andi, menuturkan, bahwa jenazah Joyce Lin sudah berada di kamar jenazah.

Sebelum diserahkan, kata dr. Andi, pihaknya akan melakukan visum luar terhadap jenazah sang pilot pesawat, Joyce Lin.

Jenazah pilot pesawat MAF dengan kode penerbangan PK-MEC asal Amerika Serikat tersebut ditemukan oleh tim SAR pada kedalaman 13 meter di Danau Sentani.

Sebelum pesawat jatuh ke danau, pilot sempat menyampaikan pesan “may day… may day… “. Pesawat ini terjatuh saat penerbangan dari Sentani menuju Mamit Kabupaten Tolikara Papua.

Joyce Lin Bekerja untuk Kemanusiaan

Pilot pesawat yang jatuh di Danau Sentani mempunyai nama lengkap Joyce Chaisin Lin. Dia merupakan berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Saat dievakuasi dari dalam danau, Joyce masih berada di kokpit pesawat.

Joyce merupakan pilot untuk aksi kemanusiaan. Dia membantu menyediakan penerbangan medis bagi orang-orang yang terisolasi.

Disamping itu, Joyce juga seringkali membantu mengantarkan para guru, misionaris serta pekerja kemanusiaan lainnya ke lokasi terisolir.

Pilot asal Amerika Serikat ini ternyata lulusan ilmu komputer dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Di kampus bergengsi ini, dia mendapatkan gelar sarjana sains dan juga magister teknik.

Joyce mendapatkan sertifikat pilot pribadi ketika masih kuliah. Usai lulus kuliah, selama hampir 10 tahun Joyce bekerja sebagai spesialis komputer.

Di perusahaan tempatnya bekerja, puncak karir Joyce mencapai posisi direktur teknis.

Joyce juga menjalani pendidikan di Seminari Teologi Gordon-Conwell. Dia akhirnya lulus dengan gelar Master of Divinity.

Disinilah dia mengetahu penerbangan misi. Joyce kemudian menemukan pekerjaan mengkolaborasikan minat dalam dunia komputer, penerbangan serta pelayanan agama.

Pesawat PK-MEC milik MAF jatuh pada pukul 06.27 WIT. Pesawat itu sedang dalam perjalanan menuju Mamit, Kabupaten Tolikara.

Bupati Tolikara, Usman Wanimbo, menyebutkan, pesawat yang dibawa Joyce membawa barang-barang milik Yayasan Papuan Harapan.

Presiden GIDI, Pendeta Dorman Wandikbo, membenarkan, pesawat yang dikemudikan Joyce membawa alat-alat perlengkapan sekolah.  

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Ahmad Musthofa Kamal, menuturkan, pesawat yang jatuh di Danau Sentani berhasil dievakuasi.

Menurutnya, pesawat tersebut tidak mengangkut penumpang. Pesawat hanya membawa barang dan logistik.

Kronologi Pesawat Jatuh di Danau Sentani

Pesawat Cesna milik MAF itu sedang mengangkut logistik. Kemudian pesawat itu jatuh di Danau Sentani sekitar 2 menit setelah take off. Ditemukan jenazah pilot masih di dalam kokpit bernama Joyce Chaisin Lin (40).

Kabid Humas Polda Papua, Kombes. Ahmad Musthofa Kamal, menjelaskan, Tim SAR gabungan sudah mengevakuasi korban.

Sedangkan badan pesawat juga sudah berhasil dievakuasi dari dasar Danau Sentani.

Dari keterangan sejumlah saksi, sekitar pukul 06.29 WIT, pesawat terlihat melintasi diatas danau. Pada saat terbang, pesawat tiba-tiba meledak. Pesawat kemudian jatuh di tengah permukaan danau dan tenggelam.

Ahmad Musthofa Kamal menyebutkan, kecelakaan pesawat jatuh tersebut tidak sampai mengganggu arus penerbangan di Bandara Sentani. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here